Selasa, 27 Desember 2016

Cara Merasakan Sejarah yang Nyata

Jumlah umat manusia di Planet yang mencapai miliaran tidak semuanya dapat diteliti. Namun, apabila kita tidak mengindahkan kehidupan-kehidupan yang nyata dan sesungguhnya, kita akan tersesat dalam abstraksi terlepas dari dunia sosial. Para sosiolog tidak pernah dapat melupakan bahwa jaringan kehidupan manusia yang selalu berpindah-pindah merupakan dasar penelitian mereka. Oleh karena itu, apa pun yang mereka lakukan, mereka harus kembali secara teratur pada kehidupan yang nyata, mengamati pengalaman, dan mendengarkan apa yang seharusnya mereka katakan. Harus selalu ada perbaikan demi mencegah sosiologi dari penyimpangan yang terlalu jauh dari kehidupan sosial, sebagaimana dapat terjadi dengan mudahnya.

Sosiologi senantiasa menghubungkan sejarah kehidupan dengan peran perilaku, struktur, dan sejarah Ada sebuah gambaran menakjubkan dalam buku karya Pierre Bourdieu yang diberi judul The Weight if the World (La misère du monde) (1990) -sebuah penelitian yang secara keseluruhan dari hasil wawancara dengan memperoleh hasil cerita sedih dari para warga Paris yang bertolak belakang dengan kehidupan mereka. Setiap hidup manusia sangat terpengaruh oleh masyarakat dari ketika ia lahir sampai mati, di sinilah fokus yang tepat bagi sosiolog. Mereka dapat meneliti sebuah kehidupan secara dekat untuk melihat bagaimana dalam kehidupan seseorang dapat dimasuki oleh begitu banyak hal dari dunia sosial. Peristiwa pengangguran dalam kehidupan menjadi masalah yang tidak sederhana yang sekadar diakibatkan oleh kegagalan pribadi, melainkan oleh peran dunia ekonomi secara luas; homoseksualitas bukan merupakan penyakit perseorangan, melainkan sesuatu yang sangat dipengaruhi oleh hukum dan pengertian gender oleh masyarakat; tubuh kita bukan sekadar makhluk bernyawa, melainkan juga terhubung dengan gerakan-gerakan dan struktur emosional sepanjang hayat kita.
Hal Yang sangat membantu dalam masalah ini bagi sosiologi adalah kehidupan -yang dimaksud yaitu dengan cara mendengarkan dengan empati kisah-kisah yang diceritakan orang lain mengenai kehidupan mereka. Namun demikian, mungkin cakupan penelitian yang luas juga akan menjadi hal yang sangat berpengaruh karena banyak orang yang dapat diteliti (biasanya dalam jumlah ribuan), sosiologi selalu menuntut kedalaman penelitian dari satu kehidupan yang nyata untuk mengingatkan mengenai tidak mungkinnya mengetahui seluruh situasi.


Referensi : Plummer, Ken. 2011. Sosiologi the Basics. Jakarta: Rajawali Pers


Tidak ada komentar:

Posting Komentar