Menurut
Bovee (Dadang, 2009), media adalah alat yang
mempunyai fungsi menyampaikan pesan. Media merupakan
bentuk jamak dari kata medium yang berasal dari bahasa Latin yang secara
berarti perantara atau pengantar. Media adalah pengantar pesan dari pengirim ke
penerima pesan (Arie Sadiman, dkk., 2009: 6) Briggs (1970) dalam buku Arief
Sadiman yang berjudul Media Pendidikan menyebutkan bahwa media adalah segala
alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar.
Sementara itu, Gagne berpendapat bahwa media adalah berbagai jenis komponen
dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar (Arief Sadiman,
dkk., 2009: 6).Adapun pembelajaran menurut UU Nomor 20 tahun 2003 tentang
Sisdiknas, yaitu proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber
belajar pada suatu lingkungan belajar. Dengan demikian, media pembelajaran
adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan ataupun informasi
yang akan diberikan dalam suatu pembelajaran.
Media
pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses dalam belajar mengajar. Media
pembelajaran dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian,
dan kemampuan atau keterampilan belajar sehingga dapat mendorong terjadinya
proses belajar yang lebih efektif. Batasan ini cukup luas dan mendalam mencakup
pengertian sumber, lingkungan, manusia, dan metode yang dimanfaatkan untuk
tujuan pembelajaran/pelatihan.
Menurut
Briggs (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/
materi pembelajaran seperti buku, film video, dan sebagainya. Adapun menurut
National Education Associaton 1969), media pembelajaran adalah sarana
komunikasi dalam bentuk letak ataupun pandang-dengar, termasuk teknologi
perangkat keras.
Referensi : Hasri, Basan dan Rusdiana. 2015. Manajemen
Pendidikan dan Pelatihan. Bandung: CV Pustaka Setia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar