Selasa, 13 Desember 2016

Pengertian dan Konsep Industrialisasi

Industri dalam arti luas mencakup semua usaha dan kegiatan di bidang ekonomi yang bersifat produktif. Sedang dalam arti sempit industri adalah kegiatan yang mengubah barang dasar secara mekanis, kimia atau dengan tangan sehingga menjadi barang setengah jadi atau barang jadi, termasuk jasa industri dan pekerja perakitan. Industrialisasi dapat didefinisikan sebagai proses perubahan struktur ekonomi yang di dalamnya terdapat kenaikan kontribusi sektor industri dalam permintaan konsumen, PDB, ekspor dan kesempatan kerja
.
Industrialisasi dianggap sebagai proses pertumbuhan ekonomi dalam wujud akselerasi investasi dan tabungan. Jika tabungan tinggi, kemampuan negara untuk mengadakan investasi juga meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja lebih cepat digapai.
Model neoklasik seperti W. Arthur Lewis dan Hollis Chenery lebih menekankan perhatian pada mekanisme yang memungkinkan perekonomian negara terbelakang mentransformasikan struktur perekonomian dalam negeri mereka dari sesuatu yang berat ke pertanian tradisional untuk mencukupi kebutuhannya sendiri.
Menurut Joan, Cohen, Zysman transformasi yang hendak dipahami bukan hanya dalam konteks pergeseran structural dari sektor pertanian pada sektor manufaktur kemudian jasa. Tahap transformasi hendaklah dipahami dalam pergeseran proses dinamika yang terjadi dalam sektor pertanian dan sektor pendukungnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar