Industri dalam
arti luas mencakup semua usaha dan kegiatan di bidang ekonomi yang bersifat
produktif. Sedang dalam arti sempit
industri adalah kegiatan yang mengubah barang dasar secara mekanis, kimia atau
dengan tangan sehingga menjadi barang setengah jadi atau barang jadi, termasuk
jasa industri dan pekerja perakitan. Industrialisasi dapat didefinisikan
sebagai proses perubahan struktur ekonomi yang di dalamnya
terdapat kenaikan kontribusi sektor industri dalam permintaan konsumen, PDB,
ekspor dan kesempatan kerja
.
.
Industrialisasi
dianggap sebagai proses pertumbuhan ekonomi dalam wujud akselerasi investasi
dan tabungan. Jika tabungan tinggi, kemampuan negara untuk mengadakan investasi
juga meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja lebih
cepat digapai.
Model neoklasik
seperti W. Arthur Lewis dan Hollis Chenery lebih menekankan perhatian pada
mekanisme yang memungkinkan perekonomian negara terbelakang mentransformasikan
struktur perekonomian dalam negeri mereka dari sesuatu yang berat ke pertanian
tradisional untuk mencukupi kebutuhannya sendiri.
Menurut
Joan, Cohen, Zysman transformasi yang hendak dipahami bukan hanya dalam konteks
pergeseran structural dari sektor pertanian pada sektor manufaktur kemudian jasa.
Tahap transformasi hendaklah dipahami dalam pergeseran proses dinamika yang
terjadi dalam sektor pertanian dan
sektor pendukungnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar