Dampak
pembanguanan akhir-akhir ini merupakan pertemuan anatara teknologi computer dan
teknologi komunikasi yang transfer waktu nyata (real time) dalam jumlah yang
besar. Penerapan pertemuan teknologi
dikenal dengan nama era informasi. Era informasi yang diikuti oleh
perkembangan teknologi transportasi memudahkan dan mempercepat pengiriman
barang, jasa, dan investasi dari satu wilayah ke wilayah lain atau dari satu
Negara ke Negara lain. Tren ini disebut era globalisasi. Era globalisasi dan
era informasi keduanyan memengaruhi kehidupan manusia, menjadikan dunia dan
Negara-negara tanpa batas. Ini terjadi pada semua aspek kehidupan sehingga
semua Negara saling membutuhkan satu sama lain.
Era globalisasi
ditandai dengan terbukanya secara luas hubungan antarbangsa dan antarneagara
yang didukung dengan transparasi dalam informasi. Dalam kondisi transparansi
informasi yang sedemikian itu, maka kejadian atau penemuan disuatu belahan
dunia akan dengan mudah diketahui dan segera tersebar ke belahan dunia lainnya.
Hal ini membawa implikasi bahwa pada saatnya segala bentuk upaya penjiplakan,
pembajakan dan sejenisnya tidak lagi mendapatkan tempat dan dari fenomena
kehidupan bnagsa-bangsa (Rahardi Ramean, 2004).
Kita umat
manusia memandang dan memperhitungkan perkembangan kehidupan itu, tidak hanya
dengan sepasang mata dan berpikir didalam diri masing-masing, tetapi dengan
IPTEK manusia mampu mengenalisis, memprediksi dan meyakini peristiwa serta
permaslahan di luar jangkauan yang melekat pada diri masing-masing. Dengan
menengok kebelakang pada dasawarsa enam puluhan, keluarga yang memiliki
televisi masih sangat terbatas. Penerbitan surat kabar juga terbatas. Akan
tetapi, sekarang ini televisi bukan lagi barang yang mewah, dan hampeir sema
keluarga memiliki telivisi, penerbit surat kabar tersebar dimana-mana. Fenomena
yang demikian sudah jelas mempengaruhi kualitas serta kuantitas pengetahuan
masyarakat tentang berbagai hal yang berkenaan dengan kehidupan dibandingkan keadaan
sebelumnya. Arus berita dan informasi yang meandahsyat, sangat berpengaruh
terhadap pikiran, pandangan, wawasan, sikap, gagasan dibandingan masa
sebelumnya.
Pada masa
sekarang ini barang-barang yang dulunya hanya bisa diperoleh di daerah tempat produksi
atau Negara yang jauh, sekarang sudah bisa diperoleh di berbagai toko yang
tersebar di Indonesia. Melalui penggunaan dan kemajuan teknologi dibidang
komunikasi dan tranportasi serta multimedia, kontak antara manusia dan
pergerakan barang, serta informasi dari satu bealahan bumi ke belahan bumi
lainnya telah berlangsung intensif dan ekstensif. Hubungan antara kawasan itu
seolah-olah tidak ada batas lagi sehingga Marshall Mac Muclahan (Russel L.
Ackoff, 1975) menyatakan sebagai dusun global. Suasana yang sedemikian itulah
yang sedang kita alami sekarang dan akan makin berkembang di masa-masa yang
akan datang.
Dalam konteks
keruangan demikian dikembangan pengertian bagaimana manusia berperilaku
(perilaku keruangan), berpindah tempat, bertindak (memanfaakan atau merusak
lingkungan) dan berjuang (mempertahankan diri, merebut, menguasai) dari satu
kawasan ke kawasan lainnya. Selanjutnya perilaku keruangan, gerak dalam jarak
dan tindakan manusia itu juga dipengaruhi oleh kemajuan serta penerapan
teknologi di bidang komunikasi, transportasi, dan informasi.
Ditinjau dari
demikian waktu keruangan adalah mengamati, menganalisis fenomena kehidupan atau
manusia berperilaku dari tahun ke tahun, heri ke hari bahkan detik ke detik.
Dengan demikian dapat dimengerti dinamika kehidupan itu dengan peristiwa dan
permasalahannya. Dan dapat diramalkan bagaimana kecendrungan kehidupan
masyarakat suatu bangsa dihari mendatang. Ramalan ini tentu saja didasarkan
atas perhitungan-perhitungan rasional-intelektual, bukan atas dasar
‘paranormal’.
Dalam kenyataan praktis yang
sesungguhnya konteks keruangan dan waktu tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
Untuk memahami sesuatu fenomena atau maslah kehidupan secara akurat, harus
diketahui dimana fenomena dalam masalah yang terjadi, kapan fenomena itu
berlangsung. Dengan demikian, akan dapat pemahaman sifat atau kualitas fenomena
yang sedang dikaji yang berhubungan dengan ruang dan lokasinya serta
dinamikanya sesuai dengan perkembangan waktu. Dari ruangnya dapat dianalisis
perkembangan mulai dari tingkat lokal, regional, sampai ke tingkat global.
Sedangkan dari proses waktunya mulai dari masa lampau, sekarang, dan masa yang
akan datang.
Tak bisa
dipungkiri khususnya dengan penerapan, pengembangan dan penguasaan teknologi
pada masa sekarang ini telah terjadi penyusutan ruang dan waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar