Selasa, 13 Desember 2016

Menyusutnya Ruang Waktu Akibat Globalisasi

Dampak pembanguanan akhir-akhir ini merupakan pertemuan anatara teknologi computer dan teknologi komunikasi yang transfer waktu nyata (real time) dalam jumlah yang besar. Penerapan pertemuan teknologi  dikenal dengan nama era informasi. Era informasi yang diikuti oleh perkembangan teknologi transportasi memudahkan dan mempercepat pengiriman barang, jasa, dan investasi dari satu wilayah ke wilayah lain atau dari satu Negara ke Negara lain. Tren ini disebut era globalisasi. Era globalisasi dan era informasi keduanyan memengaruhi kehidupan manusia, menjadikan dunia dan Negara-negara tanpa batas. Ini terjadi pada semua aspek kehidupan sehingga semua Negara saling membutuhkan satu sama lain.

Era globalisasi ditandai dengan terbukanya secara luas hubungan antarbangsa dan antarneagara yang didukung dengan transparasi dalam informasi. Dalam kondisi transparansi informasi yang sedemikian itu, maka kejadian atau penemuan disuatu belahan dunia akan dengan mudah diketahui dan segera tersebar ke belahan dunia lainnya. Hal ini membawa implikasi bahwa pada saatnya segala bentuk upaya penjiplakan, pembajakan dan sejenisnya tidak lagi mendapatkan tempat dan dari fenomena kehidupan bnagsa-bangsa (Rahardi Ramean, 2004).
Kita umat manusia memandang dan memperhitungkan perkembangan kehidupan itu, tidak hanya dengan sepasang mata dan berpikir didalam diri masing-masing, tetapi dengan IPTEK manusia mampu mengenalisis, memprediksi dan meyakini peristiwa serta permaslahan di luar jangkauan yang melekat pada diri masing-masing. Dengan menengok kebelakang pada dasawarsa enam puluhan, keluarga yang memiliki televisi masih sangat terbatas. Penerbitan surat kabar juga terbatas. Akan tetapi, sekarang ini televisi bukan lagi barang yang mewah, dan hampeir sema keluarga memiliki telivisi, penerbit surat kabar tersebar dimana-mana. Fenomena yang demikian sudah jelas mempengaruhi kualitas serta kuantitas pengetahuan masyarakat tentang berbagai hal yang berkenaan dengan kehidupan dibandingkan keadaan sebelumnya. Arus berita dan informasi yang meandahsyat, sangat berpengaruh terhadap pikiran, pandangan, wawasan, sikap, gagasan dibandingan masa sebelumnya.
Pada masa sekarang ini barang-barang yang dulunya hanya bisa diperoleh di daerah tempat produksi atau Negara yang jauh, sekarang sudah bisa diperoleh di berbagai toko yang tersebar di Indonesia. Melalui penggunaan dan kemajuan teknologi dibidang komunikasi dan tranportasi serta multimedia, kontak antara manusia dan pergerakan barang, serta informasi dari satu bealahan bumi ke belahan bumi lainnya telah berlangsung intensif dan ekstensif. Hubungan antara kawasan itu seolah-olah tidak ada batas lagi sehingga Marshall Mac Muclahan (Russel L. Ackoff, 1975) menyatakan sebagai dusun global. Suasana yang sedemikian itulah yang sedang kita alami sekarang dan akan makin berkembang di masa-masa yang akan datang.
Dalam konteks keruangan demikian dikembangan pengertian bagaimana manusia berperilaku (perilaku keruangan), berpindah tempat, bertindak (memanfaakan atau merusak lingkungan) dan berjuang (mempertahankan diri, merebut, menguasai) dari satu kawasan ke kawasan lainnya. Selanjutnya perilaku keruangan, gerak dalam jarak dan tindakan manusia itu juga dipengaruhi oleh kemajuan serta penerapan teknologi di bidang komunikasi, transportasi, dan informasi.
Ditinjau dari demikian waktu keruangan adalah mengamati, menganalisis fenomena kehidupan atau manusia berperilaku dari tahun ke tahun, heri ke hari bahkan detik ke detik. Dengan demikian dapat dimengerti dinamika kehidupan itu dengan peristiwa dan permasalahannya. Dan dapat diramalkan bagaimana kecendrungan kehidupan masyarakat suatu bangsa dihari mendatang. Ramalan ini tentu saja didasarkan atas perhitungan-perhitungan rasional-intelektual, bukan atas dasar ‘paranormal’.
Dalam kenyataan praktis yang sesungguhnya konteks keruangan dan waktu tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Untuk memahami sesuatu fenomena atau maslah kehidupan secara akurat, harus diketahui dimana fenomena dalam masalah yang terjadi, kapan fenomena itu berlangsung. Dengan demikian, akan dapat pemahaman sifat atau kualitas fenomena yang sedang dikaji yang berhubungan dengan ruang dan lokasinya serta dinamikanya sesuai dengan perkembangan waktu. Dari ruangnya dapat dianalisis perkembangan mulai dari tingkat lokal, regional, sampai ke tingkat global. Sedangkan dari proses waktunya mulai dari masa lampau, sekarang, dan masa yang akan datang.

Tak bisa dipungkiri khususnya dengan penerapan, pengembangan dan penguasaan teknologi pada masa sekarang ini telah terjadi penyusutan ruang dan waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar