Selasa, 27 Desember 2016

Teori Kosmos dan Evolusi

Untuk memahami dunia tempat kita tinggal ini, kita harus mengetahui sedikit mengenai masa lalu kita; dan ini merupakan sebuah kisah sejarah yang sangat merendahkan hati kita. Sebagaimana diajarkan kepada anak-anak sekolah, Planet Bumi berusia kurang lebih 4,5 miliar tahun di sebuah jagat raya yang umurnnya telah mencapai sekitar 15 miliar tahun; dan berada di salah satu miliaran galaksi (berdasarkan data dari Hubble space Telescope pada tahun 1999, diperkirakan ada 125 miliar galaksi di jagat raya ini, dan baru-baru ini, dengan kamera terbaru, telah ditemukan sekitar 3000 galaksi: begitu banyak). Tak ada kehidupan sama sekali dalam kurun waktu yang lama di bumi ini, dan masa itu, miliaran tahun sebelum dinosaurus menjadi penguasa di bumi ini -dan kemudian musnah. Enam puluh lima juta tahun yang lalu primata muncul, diikuti dengan kera-kera besar kurang lebih 12 juta tahun lalu. Dengan mempelajari catatan fosil, tampak bahwa dasar-dasar kebudayaan seperti api, perkakas, senjata, tempat tinggal sederhana, dan pakaian sederhana. Terdapat mulai muncul pada sekitar dua juta tahun yang lalu tanda-tanda bahwa setelah zaman es besar berakhir, populasi manusia di bumi mungkin sekitar 5 juta jiwa, tetapi pada 500 SM sudah mencapai sekitar 100 juta jiwa. Peradaban-peradaban besar masa lalu (mencakup Mesir, Cina, Arab, dan Mesoamerican) baru dimulai 5.000 tahun lalu. Peradaban peradaban besar kian datang dan pergi, tidak ada yang bertahan lama dalam rencana besar di balik semua ini. Dari situ kemudian berkembanglah masyarakat nomaden, agrikultural, dan masyarakat feodal. Namun dunia industri, seperti yang kita ketahui, baru dimulai 300 tahun lalu. Sosiologi kontemporer mempelajari bagian-bagian kecil dari sejarah masyarakat ini. Jadi, di ini kita memiliki sejarah dunia dalam hampir tidak ada sampai 20 jalur. Dan tentu saja, jutaan orang tidak akan sependapat dengan cerita ini orang-orang yang suka membuat kreasi" contohnya, masih ingin orang memercayai bahwa sejarah bumi itu jauh lebih sederhana: diciptakan oleh Tuhan dalam beberapa hari, atau tidak lebih dari seribu tahun. Hal ini memang sungguh merendahkan hati kita dan semua nya sangat penting untuk diingat saat kita sedang mengadakan pengamatan mengenai masyarakat zaman sekarang. Jika kita mengeluarkan pernyataan besar atas masa sekarang, kita harus selalu ingat pernyataan-pernyataan yang jauh lebih besar mengenai masa lalu kita. Namun demikian, sosiologi sendiri lahir pada masa-masa sekarang ini. Sosiologi sendiri merupakan sebuah hasil perubahan yang terjadi pada abad ke-19 -yaitu yang sering disebut dengan "Great Transformation" atau Perubahan Besar Revolusi Industri, Revolusi Prancis, Revolusi Amerika- dan perpindahan-perpindahan besar dalam kondisi kehidupan sebagai mana manusia berpindah dari desa ke kota, ke dalam kehidupan pabrik dan kapitalisme, dan bermigrasi dalam jumlah besar ke seluruh penjuru dunia. Di sini, di dunia yang modern ini, di sudut kemiskinan kota dan sistem penggolongan masyarakat baru ini lah, sosiologi terlahir. Dan sekarang sosiologi mencoba menelusuri munculnya bermacam-macam jalan hingga sampai pada yang kita sebut dengan "modernitas yang berlipat ganda" (sebagai contoh, bentuk yang berbeda-beda yang ada dalam dunia modern).


Referensi : Plummer, Ken. 2011. Sosiologi the Basics. Jakarta: Rajawali Pers


Tidak ada komentar:

Posting Komentar