Untuk
memahami dunia tempat kita tinggal ini, kita harus
mengetahui sedikit mengenai masa lalu kita; dan ini
merupakan sebuah kisah sejarah yang sangat merendahkan hati kita. Sebagaimana
diajarkan kepada anak-anak sekolah, Planet Bumi berusia kurang lebih 4,5 miliar
tahun di sebuah jagat raya yang umurnnya telah mencapai sekitar 15 miliar
tahun; dan berada di salah satu miliaran galaksi (berdasarkan data dari Hubble
space Telescope pada tahun 1999, diperkirakan ada 125 miliar galaksi di jagat
raya ini, dan baru-baru ini, dengan kamera terbaru, telah ditemukan sekitar
3000 galaksi: begitu banyak). Tak ada kehidupan sama sekali dalam kurun waktu
yang lama di bumi ini, dan masa itu, miliaran tahun sebelum dinosaurus menjadi
penguasa di bumi ini -dan kemudian musnah. Enam puluh lima juta tahun yang lalu
primata muncul, diikuti dengan kera-kera besar kurang lebih 12 juta tahun lalu.
Dengan mempelajari catatan fosil, tampak bahwa dasar-dasar kebudayaan seperti
api, perkakas, senjata, tempat tinggal sederhana, dan pakaian sederhana.
Terdapat mulai muncul pada sekitar dua juta tahun yang lalu tanda-tanda bahwa
setelah zaman es besar berakhir, populasi manusia di bumi mungkin sekitar 5
juta jiwa, tetapi pada 500 SM sudah mencapai sekitar 100 juta jiwa.
Peradaban-peradaban besar masa lalu (mencakup Mesir, Cina, Arab, dan
Mesoamerican) baru dimulai 5.000 tahun lalu. Peradaban peradaban besar kian
datang dan pergi, tidak ada yang bertahan lama dalam rencana besar di balik
semua ini. Dari situ kemudian berkembanglah masyarakat nomaden, agrikultural,
dan masyarakat feodal. Namun dunia industri, seperti yang kita ketahui, baru
dimulai 300 tahun lalu. Sosiologi kontemporer mempelajari bagian-bagian kecil
dari sejarah masyarakat ini. Jadi, di ini kita memiliki sejarah dunia dalam
hampir tidak ada sampai 20 jalur. Dan tentu saja, jutaan orang tidak akan
sependapat dengan cerita ini orang-orang yang suka membuat kreasi"
contohnya, masih ingin orang memercayai bahwa sejarah bumi itu jauh lebih
sederhana: diciptakan oleh Tuhan dalam beberapa hari, atau tidak lebih dari
seribu tahun. Hal ini memang sungguh merendahkan hati kita dan semua nya sangat
penting untuk diingat saat kita sedang mengadakan pengamatan mengenai
masyarakat zaman sekarang. Jika kita mengeluarkan pernyataan besar atas masa
sekarang, kita harus selalu ingat pernyataan-pernyataan yang jauh lebih besar
mengenai masa lalu kita. Namun demikian, sosiologi sendiri lahir pada masa-masa
sekarang ini. Sosiologi sendiri merupakan sebuah hasil perubahan yang terjadi
pada abad ke-19 -yaitu yang sering disebut dengan "Great
Transformation" atau Perubahan Besar Revolusi Industri, Revolusi Prancis,
Revolusi Amerika- dan perpindahan-perpindahan besar dalam kondisi kehidupan
sebagai mana manusia berpindah dari desa ke kota, ke dalam kehidupan pabrik dan
kapitalisme, dan bermigrasi dalam jumlah besar ke seluruh penjuru dunia. Di
sini, di dunia yang modern ini, di sudut kemiskinan kota dan sistem
penggolongan masyarakat baru ini lah, sosiologi terlahir. Dan sekarang
sosiologi mencoba menelusuri munculnya bermacam-macam jalan hingga sampai pada
yang kita sebut dengan "modernitas yang berlipat ganda" (sebagai
contoh, bentuk yang berbeda-beda yang ada dalam dunia modern).
Referensi : Plummer, Ken. 2011. Sosiologi the
Basics. Jakarta: Rajawali Pers
Tidak ada komentar:
Posting Komentar