Seluruh
kehidupan sosial mengalir bergerak bersamaan dan dengan tempat dan ruang. Ada
sebuah ilmu geografi -dan geometri- mengenai masalah-masalah sosial. Tidak ada
yang terjadi di luar aliran keadaan atau situasi; dan sosiologi selalu bertanya
mengenai pembentukan, pengelolaan, dan dampak dari ruang-ruang ini. Kita telah
menjumpai contohnya ketika kita mempelajari kebiasaan di jalanan dan pemetaan
perkotaan sebelumnya. Lebih dari satu abad yang lalu, Charles Booth memetakan
jalanan dan kehidupan miskin di London; sementara di Amerika Serikat, suatu
tradisi sosiologi klasik -dikenal dengan sekolah ekologi Chicago-
mendokumentasikan pentingnya area perkotaan bagi kehidupan kita, memunculkan
perbedaan besar dengan tempat dan kehidupan yang dijalani di pemukiman
pedesaan. Dokumentasi ini mempersoalkan tempat tinggal Anda yang hidup di
perkotaan atau pinggiran desa -dan seperti yang kita ketahui sekarang semakin
banyak orang yang tinggal di tempat "perkotaan global".
Saat
ini kita sedang hidup di masyarakat kode pos ketika wilayah, kota, provinsi,
dan jalan menjadi petunjuk gaya hidup. Kita juga telah melihat betapa peran
yang dijalankan orang berbeda-beda di latar yang berbeda. Dan kita telah
merasakan bagaimana dunia mengalami pergeseran dari wilayah lokal menjadi
global. Untuk mulai memikirkan mengenai tempat dan masyarakat mungkin ada
baiknya Anda terlebih dahulu. Pikirkan diri Anda sendiri, tubuh dan pikiran
Anda sebagai kendaraan untuk mencapai hasilnya -dan saat yang maan, membangun-
ruang keadaan dan latar yang berbeda. Mungkin Anda merasakan ada lima tempat
yang lepas dari tubuh Anda. Pertama, ada fenomenologi ruang atau tempat ini
adalah peta mental dari dunia Anda. Jika Anda memikirkan mengenai wilayah
tempat Anda hidup dan bergerak, Anda akan mengetahui bahwa Anda memiliki
kepekaan mengenai tempat yang tidak dimiliki oleh orang lain. Kedua, pada saat
Anda memasuki suatu situasi sosial -sebuah ruang kelas, pojokan jalan tempat
kerja, gereja, WC umum- Anda akan merasakan bahwa ada harapan yang sedang menanti
Anda mengenai bagaimana seharusnya Anda bersikap: kalau Anda tidak boleh
bersikap itu masalah lain. Hal yang pasti adalah sebagian cara bersikap secara
umum berhubungan dengan tempat. Ada sosiologi mengenai situasi dan keberadaan.
Lihatlah secara lebih luas dan kita dapat mengetahui bahwa manusia sering
menghubungkan diri mereka dengan orang lain melalui kelompok- dunia sosial di
perspektifnya. Dalam hal ini, suatu kelompok masyarakat dapat dipetakan sebagai
jenis dunia yang berbeda, sedikit seperti kebudayaan-kebudayaan yang berbeda.
Masyarakat
tidak seutuhnya homogen, tetapi merupakan serangkaian dunia sosial yang saling
bertautan. Masyarakat juga merupakan jaringan sebuah rantai dari
hubungan-hubungan dalam kehidupan kita. Dengan kehadiran internet, semakin
banyak orang yang menjalani hidup mereka melalui ruang virtual yang hanya dapat
disebut dengan masyarakat jaringan. Akhir nya kita dapat mengetahui bahwa
kehidupan sosial mengalami pergeseran dari yang semula ditempatkan di dunia
sosial yang khusus menjadi ke dunia global yang jauh lebih luas. Sekarang
kehidupan Anda dapat dilihat sebagai bagian dari rantai yang menghubungkan Anda
dengan orang lain di muka bumi ini. Ruang tempat telah menjadi semakin global
-dan sosiologi harus meneliti hubungan-hubungan ini.
Referensi : Plummer, Ken. 2011. Sosiologi the
Basics. Jakarta: Rajawali Pers
Tidak ada komentar:
Posting Komentar