Untuk
memahami dunia secara sosiologis, seperti halnya keterampilan yang lain:
diperlukan sebuah latihan dan ini berarti mempelajari beberapa cara dari sebuah
pekerjaan –pernyataan Howard Becker- dari teori lain yang telah ada sebelumnya.
Sosiolog -seperti para peneliti dan artis- perlu mengolah keahlian secara
khusus, imajinasi dan cara berpikir: menjadi kritis, mampu berdialog dan
bercermin. Kita memerlukan biografi manusia yang kompleks dan bergerak dalam
ruang dan waktu yang sempit, untuk memahami subjektivitas manusia dalam
hubungan kekuasaan dan hubungan materiil di dunia; dan kita memerlukan suatu
jarak yang aman-memiliki perbedaan nilai objektivitas yang cukup- sambil
menjaga semangat pribadi. Beberapa bagian dari aktivitas sosiolog adalah
seperti belajar piano, mempelajari sebuah bahasa atau alat-alat baru
(mempelajari sebuah pengetahuan baru) dari seorang ahli biologi atau kimia. Ada
beberapa keterampilan yang bertingkat-tingkat serta berbagai kesulitan dalam
mempelajari sosiologi, pada awalnya ada beberapa hal serta beberapa
keterampilan yang harus dipelajari. Tahap demi tahap, dan berbagai kompetensi
harus dipelajari.
Ada
satu yang membedakan keterampilan sosiologi dengan keterampilan lain dalam
kehidupan nyata yang telah menyiapkan kita untuk menjadi "calon
sosiolog" melalui sebuah keberanian untuk hidup dalam masyarakat: untuk
memberikan petunjuk bagi cara kita untuk mengelilingi dunia sosial setiap hari
yang memerlukan beberapa ilmu kecil mengenai pengetahuan bagaimana kehidupan
sosial bekerja. Kita pada awalnya dapat melakukan sebuah kesalahan dan
pengetahuan dasar belum cukup untuk mengatakan bahwa kita adalah seorang
sosiolog. Pada kenyataannya, untuk menjadi seorang sosiolog memerlukan proses
pembelajaran yang pelan yang memerlukan imajinasi sosiologi. Hal ini merupakan
perbedaan antara seorang pemain piano yang dapat memainkan nada sederhana
menggunakan dua tiga not serta membedakannya dengan empat per empat dari
getaran nada dan seseorang yang dapat membaca ratusan buku, menghargai tingkatan
musik dan nada yang kompleks dan melakukan konser dan pelatihan yang membahas
berbagai aspek mengenai metodologi penelitian sosiologi dan dalam hal ini tidak
dapat menyajikan pembahasan secara rinci mengenai hal ini. Memberikan sebuah skema yang sangat mendasar untuk memandu
Anda memecahkan beberapa hal penting. Secara umum dapat dikatakan, melakukan
aktivitas sosiologi berarti memperkuat beberapa macam keahlian:
1.
Aktivitas epistemologi: belajar bagaimana berpikir secara
sosial, memahami berbagai kebenaran yang dapat dihasilkan oleh para peneliti
ilmu sosial dan mengembangkan pemetaan
2.
Aktivitas empiris: mempelajari bagaimana mendekatkan diri
kita dengan apa yang terjadi di dunia –mengembangkan hubungan yang familiar
dengan topik Anda dari semua sumber" dan
3. Aktivitas analisis:
mempelajari bagaimana membedah kehidupan sosial serta menciptakan perasaan yang
lebih baik dari semua kehidupan sosial.
Referensi : Plummer, Ken. 2011. Sosiologi the
Basics. Jakarta: Rajawali Pers
Tidak ada komentar:
Posting Komentar