Selasa, 27 Desember 2016

Praktik Sosiologi

Untuk memahami dunia secara sosiologis, seperti halnya keterampilan yang lain: diperlukan sebuah latihan dan ini berarti mempelajari beberapa cara dari sebuah pekerjaan –pernyataan Howard Becker- dari teori lain yang telah ada sebelumnya. Sosiolog -seperti para peneliti dan artis- perlu mengolah keahlian secara khusus, imajinasi dan cara berpikir: menjadi kritis, mampu berdialog dan bercermin. Kita memerlukan biografi manusia yang kompleks dan bergerak dalam ruang dan waktu yang sempit, untuk memahami subjektivitas manusia dalam hubungan kekuasaan dan hubungan materiil di dunia; dan kita memerlukan suatu jarak yang aman-memiliki perbedaan nilai objektivitas yang cukup- sambil menjaga semangat pribadi. Beberapa bagian dari aktivitas sosiolog adalah seperti belajar piano, mempelajari sebuah bahasa atau alat-alat baru (mempelajari sebuah pengetahuan baru) dari seorang ahli biologi atau kimia. Ada beberapa keterampilan yang bertingkat-tingkat serta berbagai kesulitan dalam mempelajari sosiologi, pada awalnya ada beberapa hal serta beberapa keterampilan yang harus dipelajari. Tahap demi tahap, dan berbagai kompetensi harus dipelajari.

Ada satu yang membedakan keterampilan sosiologi dengan keterampilan lain dalam kehidupan nyata yang telah menyiapkan kita untuk menjadi "calon sosiolog" melalui sebuah keberanian untuk hidup dalam masyarakat: untuk memberikan petunjuk bagi cara kita untuk mengelilingi dunia sosial setiap hari yang memerlukan beberapa ilmu kecil mengenai pengetahuan bagaimana kehidupan sosial bekerja. Kita pada awalnya dapat melakukan sebuah kesalahan dan pengetahuan dasar belum cukup untuk mengatakan bahwa kita adalah seorang sosiolog. Pada kenyataannya, untuk menjadi seorang sosiolog memerlukan proses pembelajaran yang pelan yang memerlukan imajinasi sosiologi. Hal ini merupakan perbedaan antara seorang pemain piano yang dapat memainkan nada sederhana menggunakan dua tiga not serta membedakannya dengan empat per empat dari getaran nada dan seseorang yang dapat membaca ratusan buku, menghargai tingkatan musik dan nada yang kompleks dan melakukan konser dan pelatihan yang membahas berbagai aspek mengenai metodologi penelitian sosiologi dan dalam hal ini tidak dapat menyajikan pembahasan secara rinci mengenai hal ini. Memberikan sebuah skema yang sangat mendasar untuk memandu Anda memecahkan beberapa hal penting. Secara umum dapat dikatakan, melakukan aktivitas sosiologi berarti memperkuat beberapa macam keahlian:
1.      Aktivitas epistemologi: belajar bagaimana berpikir secara sosial, memahami berbagai kebenaran yang dapat dihasilkan oleh para peneliti ilmu sosial dan mengembangkan pemetaan
2.      Aktivitas empiris: mempelajari bagaimana mendekatkan diri kita dengan apa yang terjadi di dunia –mengembangkan hubungan yang familiar dengan topik Anda dari semua sumber" dan
3.       Aktivitas analisis: mempelajari bagaimana membedah kehidupan sosial serta menciptakan perasaan yang lebih baik dari semua kehidupan sosial.


Referensi : Plummer, Ken. 2011. Sosiologi the Basics. Jakarta: Rajawali Pers



Tidak ada komentar:

Posting Komentar