Industrialisasi
bagi negara berkembang dianggap sebagai pemilihan strategi dalam model
pembangunan yang bertumpu pada pertumbuhan ekonomi karena kemajuan daerah
perkotaan pada dasarnya ditopang oleh industri. Pembangunan ekonomi ini
akhirnya menyebabkan terjadinya transformasi structural yaitu pergeseran
produksi dari sektor pertanian ke sektor industri kemudian jasa. Namun industri
bukanlah tujuan akhir dari pembangunan ekonomi, melainkan hanya hanya menjadi
salah satu strategi yang mendukung proses pembangunan ekonomi.
Kuntowijoyo
mengatakan bahwa industri merupakan salah satu perubahan sosial yang dominan
pada abad terakhir. Transformasi merupakan perubahan yang tidak dapat di elakan
dan menjadi evolusi yang multilineal. Hal yang tidak dapat dihindari dari
industrialisasi adalah urbanisasi Sebagai dampak pendorong industrialisasi yang
akan memperluas kota lebih lanjut. Hal ini terlihat pada pertumbihan
bentuk muka kota serta pada perkembangan jumlah, ukuran dan luas areanya.
Perubahan
secara fisik dilihat dari penggunaan lahan untuk kegiatan non-pertanian
dan segi ekonomi di tunjukan
melalui peningkatan produksi non-pertanian.
Dengan diwujudkan dengan pendirian pabrik besar dan modern dianggap sebagai
simbol kemajuan.
Perbedaan
budaya antara desa dan kota serta proses adaptasinya menyebabkan terjadinya
akulturasi dan asimilasi budaya masyarakat kota. Hubungan kota dengan desa
bukan administrasi an sich melainkan sebagai transformasi budaya dan sosial. Gulick
menyebutkan pola hubungan antara desa dan kota yaitu: pemeliharaan ikatan desa
secara alamiah mencakup komunikasi, tetapi di balik hal tersebut ada pola
budaya yang terkandung dalam hubungan transformasi yaitu: 1) secara teratur
kembali ke desa 2) pertukaran pemberian secara teratur 3) perubahan tempat
tinggal secara musiman 4) pulang pergi ke tempat tinggal secara berkala.
Kota di negara
berkembang di dikotomikan
menjadi dua kawasan yang berbeda yaitu 1)
kawasan tipe barat, dan 2) kawasan tipe pribumi yang terdiri dari pengelompokan
desa. Walaupun terjadi urbanisasi namun sistem budaya tidak hancur secara keseluruhan.
Menurut Moore munculnya industrialisasi mengarah
pada penciptaan suatu budaya umum. Proses yang berlangsung
secara kontinu ini selalu melibatkan faktor ekonomi, urbanisasi, transformasi
sosial budaya menuju keseimbangan struktur
sosial yang baru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar