Akhirnya,
kita mengetahui bahwa teknologi modern dan komunikasi lewat media saat ini
telah menghubungkan manusia dari belahan-belahan dunia yang berjauhan. Dalam
masa yang cukup lama dalam sejarah, manusia harus menghabiskan waktu berbulan bulan
-bahkan bertahun-tahun untuk menempuh perjalanan dari satu negara ke negara
lainnya: saat ini caranya begitu instan. Di sini dan saat ini kita dapat hidup
secara global. Interkoneksi dunia ini mengalami percepatan besar dan lebih
mendalam. Inilah globalisasi: para sosiolog lebih suka mengatakan bahwa telah
terjadi penyusutan waktu dan ruang. Tentu saja, ini bukan gagasan yang baru
-perjalanan jauh ke seluruh dunia telah dilakukan selama berabad-abad. Akan
tetapi, yang sangat terlihat disini adalah kecepatan dan daya tembus perubahan
tersebut. Kita dapat menyaksikan berjalannya globalisasi di setiap tempat. Dari
Bank Dunia dan PBB hingga Greenpeace dan Disney world, dari marathon
internasional dan konser global hingga wisata umum dan internet, kita dapat
menjumpai orang-orang bergerak dalam jaringan tanpa dibatasi oleh ruang
komunitas. Manusia membentuk jaringan ke seluruh dunia, dan membuat wilayah
lokal menjadi global, dan wilayah global menjadi lokal. Ya, banyak orang kini
menjadi "warga global".
Kita
dapat menjumpai perubahan-perubahan ini di seluruh lapisan kehidupan dengan
kontroversinya. Kita dapat menjumpai masing-masing berlangsungnya globalisasi
di dunia ekonomi (aliran uang dan modal ke seluruh dunia), politik
(organisasi-organisasi internasional, gerakan-gerakan sosial melalui media
digital), komunikasi terbaru (semuanya dari satelit televisi, media digital komputer
pribadi, telepon genggam, telepon, pesawat jet, dan manusia (yang melakukan
perpindahan dengan cara yang lebih mudah ke seluruh dunia: terkadang bersifat
positif, seperti untuk berwisata dan perjalanan serta migrasi ke daerah tujuan dan
terkadang juga bersifat negatif -sebagai pengungsi, jual beli manusia, dan
orang-orang terlantar). Masalah dunia saat ini tampaknya tidak dapat dilihat
sebagai masalah biasa –masalah-masalah tersebut tidak lagi menjadi masalah
pribadi satu negara. Pasar obat-obat terlarang kini tersebar ke seluruh benua, kejahatan
dunia maya menyerang hukum-hukum di setiap negara, pengadilan internasional
memproklamasikan mengenai keadilan internasional. Terorisme telah menggunakan
bentuk baru (seperti pada saat para pelaku bom bunuh diri bertekad untuk
terbangun gedung-gedung besar seperti yang terjadi di gedung World Trade Center
pada 11 September 2001).
Lalu
ada masalah-masalah besar mengenai kerusakan lingkungan yang terjadi dalam
skala global. Dunia yang global menjadi tempat yang penuh risiko masyarakat
yang membawa risiko. Kelompok masyarakat modern telah menghasilkan
perubahan-perubahan teknologi yang tidak dapat ditebak. Dari rel kereta api
sampai komputer, dari rekayasa genetika sampai senjata nuklir, persebaran yang
luas dari jaringan mobil dan pesawat, kemajuan hasil panen yang dimodifikasi
secara genetis, kloning binatang, penghijauan planet, "bayi tabung dan ibu
pengganti", semuanya memiliki konsekuensi yang mungkin masih lama
terjadinya dan belum dapat diprediksi dari sekarang.
Referensi : Plummer, Ken. 2011. Sosiologi the
Basics. Jakarta: Rajawali Pers
Tidak ada komentar:
Posting Komentar